tv-beritakota.com (Ende, NTT) – Penanganan delapan titik longsoran yang tersebar di ruas jalan nasional Ende – Wolowaru menjadi prioritas utama PPK 4.2 Provinsi NTT pada Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 4 Provinsi NTT pada tahun 2025.
Penanganan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan di jalur strategis tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Provinsi NTT, Saur Turnip, S.T, M.Sc yang dikonfirmasi , Senin (13/10/2025) mengatakan penanganan delapan titik longsoran tersebut merupakan bagian dari paket preservasi ruas jalan nasional Ende–Wolowaru tahun 2025 yang saat ini sudah mencapai progres 57,08%.
Penanganan longsoran dilakukan dengan berbagai metode, disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi masing-masing titik.
Diantaranya, empat titik longsoran menggunakan metode Dinding Penahan Tanah (DPT) beton, satu titik longsoran menggunakan matras geosintetik, dua titik memakai DPT pasangan batu, dan satu penanganan longsoran dengan metode pelebaran jalan melalui alih trase.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












