“BPOM akan terus melakukan pengecekan dan pengujian di setiap lokasi penjualan takjil,” tegasnya.
Tak hanya pengawasan, Gubernur Melki juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi para pedagang.
Menurutnya, kesadaran menjaga kualitas makanan harus dibangun bersama.
Ia mengingatkan agar pedagang tidak menggunakan zat kimia berbahaya yang dilarang BPOM dan selalu memakai bahan baku yang aman serta layak konsumsi.
“Saya lihat sudah ada kesadaran dari para penjual untuk menyajikan makanan yang baik, aman, dan sehat. Ini harus terus dijaga,” katanya
Di akhir kunjungannya, Gubernur Melki juga menyampaikan pesan kebersamaan di tengah tiga momentum besar yang berlangsung bersamaan: Imlek, Prapaskah, dan Ramadan.
“Selamat Imlek bagi saudara-saudari Tionghoa, selamat berpuasa bagi saudara Muslim, dan selamat menjalani Prapaskah bagi saudara Nasrani. Mari kita jaga toleransi dan ketertiban,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama.
“Selalu lihat kanan dan kiri. Jika ada tetangga yang kesulitan, mari saling membantu. Jangan apatis. Kita harus saling menjaga,” pesan Gubernur Melki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












