Ia menekankan bahwa Natal Nasional bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi momentum refleksi sosial dan budaya dalam pembangunan daerah.
Sejalan dengan tema Natal Nasional 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, Gubernur Melki menegaskan bahwa nilai kasih, keadilan, dan kesejahteraan harus nyata dirasakan oleh keluarga-keluarga di NTT.
Salah satu tantangan utama NTT, menurutnya, adalah tingginya angka stunting. Karena itu, penyelamatan generasi masa depan harus dimulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.
“Natal mengingatkan kita bahwa memuliakan Tuhan berarti merawat kehidupan,” ujarnya.
Selain kesehatan, Gubernur Melki juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM, seperti tenun ikat, pertanian, dan peternakan. Berbagai program unggulan terus didorong, antara lain OVOP, OCOP, OSOP, Gerakan Beli NTT, NTT Mart, dan Dapur Flobamorata.
Di bidang pendidikan, keluarga disebut sebagai sekolah pertama bagi anak. Pemerintah Provinsi NTT pun membuka akses pendidikan melalui beasiswa dan bimbingan belajar agar anak-anak NTT mampu bersaing di tingkat nasional dan global.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












