Sejalan dengan tema nasional “Ketahanan Gizi Keluarga: Peran Pangan Lokal dalam Mendukung 1000 Hari Pertama Kehidupan,” Gubernur menekankan bahwa masa depan bangsa berawal dari keluarga yang sehat dan mencintai hasil bumi sendiri.
Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Gubernur Melki, terus memperkuat kemandirian pangan melalui berbagai program unggulan seperti Gerakan One Village One Product (OVOP) dan Gerakan Beli NTT.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pangan lokal agar dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami akan membuat klaster keagamaan dan klaster sekolah, serta memberikan bantuan bibit, pupuk, dan alat pertanian agar pangan lokal bisa berkembang dan dinikmati seluruh masyarakat,” jelasnya.
Sebagai simbol nyata dukungan terhadap gerakan pangan lokal berbasis iman, dilakukan penyerahan simbolis bibit pangan oleh Uskup Agung Kupang dan Gubernur NTT kepada beberapa paroki, termasuk Paroki St. Maria Assumpta, Paroki St. Immaculata Kapan, dan sejumlah perwakilan lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












