Gubernur Melki mengatakan dirinya bersama Wakil Gubernur NTT membutuhkan Sekda yang mampu menjadi penghubung antara visi kepemimpinan daerah dengan kerja nyata birokrasi.
“Saya dan Pak Wakil Gubernur membutuhkan Sekda yang mampu menjadi jembatan antara visi kepemimpinan daerah dengan kerja nyata birokrasi,” katanya.
Ia menginginkan Sekda yang mampu menyelesaikan masalah, membangun komunikasi dan bukan sekat, menggerakkan dan bukan menghambat, serta memberikan keteladanan dan bukan hanya instruksi.
Pesan tersebut menjadi penting karena pemerintah daerah saat ini tidak hanya menghadapi tantangan pemulihan pascagempa, tetapi juga harus tetap menjalankan agenda pembangunan dan pelayanan publik.
“Badai Bukan Alasan untuk Berhenti Berlayar”
Menutup sambutannya, Gubernur Melki mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat NTT untuk menghadapi berbagai tantangan dengan semangat kebersamaan.
“Kita mungkin sedang menghadapi badai. Tetapi badai bukan alasan untuk berhenti berlayar. Dalam badai, kita membutuhkan kepemimpinan yang kuat, koordinasi yang solid, dan keberanian untuk terus bergerak,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














