Penanganan Longsor Bertahap di Sabuk Merah Sektor Timur Jamin Konektivitas Jalan Tetap Lancar

IMG 20250125 WA0017

Namun, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah terus berkomitmen untuk memelihara jalan perbatasan tersebut. Hal ini mengingat potensi jalan yang rawan longsor akibat kondisi geografis wilayah tersebut, yang dapat mengancam dan mengganggu kelancaran jalur transportasi di wilayah perbatasan yang sangat penting ini.

Foto -Wendy, warga RT 02 Dusun Saka Fimi, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu,

Wendy, warga RT 02 Dusun Saka Fimi, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jalan di wilayah Sabuk Merah.

Ia menceritakan bahwa pembangunan jalan tersebut awalnya menghadapi banyak kendala, seperti longsor, kerusakan jembatan, dan jalan yang putus. Perbaikan jalan ini, menurutnya, sangat membantu konektivitas dari kampung menuju Kota Atambua.

Lebih jauh, Wendy menekankan pentingnya jalan Sabuk Merah sebagai beranda terdepan NKRI dan berharap pemerintah terus memperhatikan serta melakukan pemeliharaan jalan tersebut karena perannya yang vital dalam menunjang aktivitas perekonomian, khususnya sektor pertanian.

Exit mobile version