tv-beritakota.com ( Atambua) Pembangunan jalan perbatasan sepanjang 179 kilometer yang menghubungkan wilayah Sabuk Merah sektor timur (dari Kabupaten Belu hingga Kabupaten Malaka), telah memberikan dampak signifikan terhadap wilayah tersebut.
Pelaksanaan jalan perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste ini sejalan dengan dukungan pemerintah terhadap penguatan batas- batas negara dan percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.
Selain membuka akses ke wilayah-wilayah terisolir di perbatasan, pembangunan jalan ini juga terbukti mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan kata lain, konektivitas jalan di wilayah perbatasan menjadi penggerak utama pembangunan lintas sektor di kawasan tersebut.
Meskipun pembangunan jalan perbatasan di wilayah Sabuk Merah sektor timur telah rampung pada tahun 2022 setelah dimulai pada tahun 2015, berbagai tantangan tetap muncul di lapangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
