Penanganan Longsor Batu Putih menunggu desain dan persetujuan Pusat 

IMG 20250206 WA0000

tv-beritakota.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT bergerak cepat merespon surat pernyataan bencana longsor yang diajukan Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan (TTS).

Bencana longsor yang terjadi di akhir Januari 2025 lalu di Km 78 dan Km 91, Desa Oebobo dan Desa Bointuka, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS, telah mengakibatkan gangguan pada badan jalan nasional dan mengganggu arus transportasi.

Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) NTT, Andria M. Fitra, menjelaskan bahwa setelah menerima surat pernyataan bencana tersebut, BPJN NTT langsung melakukan rapat internal untuk membahas penanganan darurat.

“Karena di Balai ada tim reaksi cepat, kami sudah mengumpulkan data-data dan hasil pengukuran di lapangan. Saat ini, kami sedang menyusun konsep desain dan estimasi kebutuhan anggaran penanganannya untuk kemudian diajukan ke pusat,” ungkap Andria dalam wawancara di Kupang, Selasa (4/2/2025).

Foto -Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) NTT, Andria M. Fitra

Exit mobile version