tv-beritakota.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT bergerak cepat merespon surat pernyataan bencana longsor yang diajukan Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan (TTS).
Bencana longsor yang terjadi di akhir Januari 2025 lalu di Km 78 dan Km 91, Desa Oebobo dan Desa Bointuka, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS, telah mengakibatkan gangguan pada badan jalan nasional dan mengganggu arus transportasi.
Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) NTT, Andria M. Fitra, menjelaskan bahwa setelah menerima surat pernyataan bencana tersebut, BPJN NTT langsung melakukan rapat internal untuk membahas penanganan darurat.
“Karena di Balai ada tim reaksi cepat, kami sudah mengumpulkan data-data dan hasil pengukuran di lapangan. Saat ini, kami sedang menyusun konsep desain dan estimasi kebutuhan anggaran penanganannya untuk kemudian diajukan ke pusat,” ungkap Andria dalam wawancara di Kupang, Selasa (4/2/2025).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
