“Namun tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat Tim SAR Gabungan hingga berhasil menemukan tiga dari empat korban,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian ini.”
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa seluruh potensi dan sumber daya telah dikerahkan secara maksimal selama operasi berlangsung.
“Selama 15 hari, Tim SAR Gabungan telah berjibaku melakukan perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, pengerahan tim penyisiran dan penyelam, serta penggunaan alutsista secara optimal. Namun hingga hari ke-15, satu WNA Spanyol belum berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa operasi SAR dapat kembali dibuka apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Lebih lanjut, Fathur Rahman juga menyampaikan harapannya agar kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dalam peningkatan aspek keamanan pariwisata laut di Labuan Bajo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












