“Tapi, jika tidak ada sampan, mereka terpaksa tidak masuk sekolah karena tidak ada transportasi” sambungnya.
Air untuk kebutuhan hidup masyarakat di Dusun Airani juga harus diambil dari Desa Dayang, juga dengan menggunakan sampan.
“Kasihan sekali mereka,” lanjutnya dengan nada haru
Heber mengatakan bersama tokoh adat dan aparat Desa selalu mengusulkan pembangunan jembatan penghubung dalam setiap rapat.
“Kami berharap dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat di Desa Dayang maupun di Tenelai bisa berjalan lancar, sehingga pembangunan di Desa Tenelai, di Dusun Airani maupun di Pulau Usu dapat berjalan dengan baik.” Pintanya.
“Dan jika jembatan ini benar-benar terwujud, saya percaya, saya pastikan, bahwa jalan akan dibuka dari Padaleyan ke Pulau Usu. Dan ketika jalan itu dibuka, maka kehidupan masyarakat di Desa Tenelai, termasuk Dusun Elinamun, Dusun Padaleyan, dan Dusun Pulau Usu, pasti akan menjadi lebih sejahtera,” tegasnya, penuh keyakinan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
