Sedikitnya lima saksi telah diperiksa, mulai dari kepala desa, petugas retribusi, pemandu lokal, sopir korban, hingga aparat yang pertama kali tiba di lokasi kejadian.
Namun, penyelidikan dipastikan tidak berhenti di tingkat bawah.
“Kami akan meminta klarifikasi dari dinas-dinas terkait di Pemkab Manggarai Barat mengenai sistem pengawasan dan pemeliharaan fasilitas wisata tersebut,” kata AKBP Christian.
Penyidik juga menggandeng ahli teknik sipil untuk melakukan analisis forensik terhadap struktur jembatan. Langkah ini penting guna memastikan apakah runtuhnya papan pijakan murni akibat faktor usia dan cuaca, atau terdapat unsur kelalaian dalam pemeliharaan.
Dokumen-dokumen penting terkait pengelolaan kawasan wisata, termasuk buku registrasi pengunjung dan administrasi pengelolaan, telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
Alarm Keras Pariwisata Super Prioritas
Tragedi Cunca Wulang menjadi pukulan serius bagi citra Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional. Selama ini, kawasan wisata di Manggarai Barat berkembang pesat seiring meningkatnya kunjungan wisatawan asing. Namun di balik pertumbuhan tersebut, pengawasan terhadap aspek keselamatan dinilai belum berjalan seimbang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












