Keberhasilannya meraih cum laude menjadi bukti bahwa anak daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Namun lebih dari itu, ia ingin membuktikan bahwa anak daerah juga mampu kembali dan membangun.
“Sebagai putra NTT, saya ingin daerah ini berkembang dan tidak tertinggal dari daerah lain,” ujarnya.
Air Mata Syukur Orang Tua
Di balik kesuksesan itu, tersimpan haru dari orang tua. Sang ayah, Simon Bonifasius Baon, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
“Sebagai orang tua, kami hanya bisa mengucap syukur kepada Tuhan. Semua ini karena tuntunan Tuhan, sehingga anak kami bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengakui, perjalanan menyekolahkan anak di luar daerah bukan hal mudah. Tantangan terbesar adalah jarak dan komunikasi yang terbatas.
Namun ia percaya pada nilai yang telah ditanamkan sejak kecil.
“Puji Tuhan, anak kami tetap berjalan di jalan yang benar dan menjadi kebanggaan keluarga,” tambahnya.
Bagi keluarga besar, keberhasilan Paskal bukan hanya prestasi pribadi, tetapi kebanggaan bersama, baik keluarga di Kupang, Sumba, hingga Lembata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
