Dalam pelaksanaan proyek ini, PT Galih Rahayu melibatkan sekitar 30 tenaga kerja lokal dan 60 tenaga kerja yang didatangkan dari luar Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rusun ATK dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II, Heru menyampaikan bahwa Kementerian Perumahan Rakyat terus berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di NTT. salah satunya melalui pembangunan rusun mahasiswa seperti di ATK ini. Pembangunan rusun ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi mahasiswa.
Direktur ATK, Ir. Piter Jami Rebo, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Perumahan Rakyat dan pihak kontraktor atas selesainya pembangunan rusun.
“Dengan hadirnya rusun mahasiswa tentunya sangat membantu para mahasiswa dalam studi, dan di satu sisi menjadi penyemangat bagi lembaga untuk mengelola dan memelihara aset dengan beban operasional yang cukup besar,” ujar Ir. Piter.
Sebagai informasi, proyek pembangunan Rusun Yayasan Pendidikan Tinggi Akademi Teknik Kupang ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 13,3 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT Galih Rahayu dan CV Berdika Dwi Putra Konstruksi, dengan konsultan pengawas PT Prisma Karya Utama. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












