Menurutnya, keberhasilan NTT menjadi tuan rumah PON XXII 2028 tidak lepas dari kontribusi para pemimpin sebelumnya, termasuk pada masa kepemimpinan mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama mantan Wakil Gubernur Josef Nae Soi yang juga pernah menjabat Ketua Umum KONI NTT.
“Ini adalah hadiah dari kerja keras, doa, dan perjuangan banyak tangan. Fondasi yang telah dibangun para pemimpin sebelumnya menjadi bagian penting dari perjalanan panjang hingga NTT dipercaya menjadi tuan rumah PON 2028,” ujar Melki.
Namun, menurutnya, penetapan tersebut bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dipikul bersama seluruh elemen masyarakat.
Melki menegaskan, PON XXII Tahun 2028 harus menjadi momentum kebangkitan olahraga di NTT.
Lebih dari sekadar ajang perebutan medali, PON diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan sektor pariwisata, UMKM, transportasi, hingga perhotelan.
“PON bukan hanya soal pertandingan. Ini kesempatan besar untuk membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat, memperkenalkan potensi pariwisata NTT ke tingkat nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












