Pemerintah daerah sepakat memaksimalkan venue yang sudah ada melalui perbaikan dan renovasi.
Sementara cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas khusus dan belum tersedia, dapat digelar di provinsi lain.
Sebanyak 47 cabang olahraga direncanakan dipertandingkan, dengan pembagian yang relatif seimbang: 24 cabang di NTB dan 23 cabang di NTT.
Skema ini diharapkan mampu menjaga efisiensi sekaligus pemerataan dampak ekonomi dan sosial.
Menyadari waktu persiapan yang semakin terbatas, NTB dan NTT juga akan segera melakukan audiensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Pertemuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memaparkan kesiapan teknis secara rinci, sebagai bagian dari proses menuju penetapan resmi tuan rumah PON XXII Tahun 2028.
Komitmen bersama ini menjadi pesan kuat bahwa NTB dan NTT tidak hanya siap menjadi tuan rumah, tetapi juga siap menghadirkan PON yang lebih sederhana, terukur, dan berkelanjutan, tanpa mengurangi prestise ajang olahraga nasional.(*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












