tv-beritakota.com (Kupang,NTT) – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan 180 ribu liter Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Dalam konferensi pers, Rabu ( 3/9/2025) Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., mengatakan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan jajaran Polda NTT dalam menindak tegas oknum-oknum yang berusaha mencari keuntungan pribadi dengan cara melawan hukum.
” Kami berkomitmen menjaga agar BBM bersubsidi tepat sasaran, sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi pihak yang mencoba menyalahgunakannya,”tegas Kapolda.
Turut hadir dalam konferensi pers, Dirkrimsus Polda NTT Kombes Pol. Hans R. Irawan, S.I.K., M.H., Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. dan Kabidpropam Polda NTT.
Dirkrimsus Polda NTT, Kombes Pol Hans R. Irawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan adanya transaksi ilegal BBM di wilayah perairan Labuan Bajo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
