file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Gubernur Melki: Keluarga Jadi Kunci Utama Atasi Stunting dan Masalah Sosial di NTT

Avatar photo
IMG 20260416 WA0020

Interaksi langsung antara orang tua dan anak, menurutnya, semakin berkurang, tergantikan oleh penggunaan gawai yang berlebihan. Kondisi ini berdampak pada melemahnya fungsi keluarga dalam membentuk karakter, pola asuh, dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

“Ketika komunikasi dalam keluarga melemah, maka pengawasan, pendidikan karakter, hingga pemenuhan gizi anak juga ikut terdampak. Di sinilah awal dari berbagai persoalan, termasuk stunting,” jelasnya.

Ia menekankan, persoalan stunting dan kemiskinan bukan semata-mata masalah teknis, melainkan berakar dari kondisi keluarga yang belum berfungsi optimal.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting harus dimulai dari keluarga, terutama dalam hal pola asuh, pemenuhan gizi, dan perencanaan keluarga.

Ia juga menyoroti meningkatnya angka kelahiran di NTT yang dipengaruhi oleh menurunnya penggunaan alat kontrasepsi.

Menurutnya, peningkatan angka kelahiran seharusnya menjadi potensi positif, namun tanpa pengelolaan yang baik justru dapat memicu masalah baru.

Baca Juga :  Syukuran Gedung kampus baru dan Rusun ATK. Ini Pesan Gubernur NTT