Amos Pah bersama-sama dengan teman-temannya Willem Ballo,Habel Bunga Radji, Lopong, Nalle, Koroh, Henuhili (ayah dari Letjen TNI Julius Henuhili), Markus, Titus Tallo, Moihia dan Soleman Seik bergabung dalam gerakan perjuangan V-aksi untuk berjuang demi Kemerdekaan Negara ini.
Karier beliau ditahun 1943-1945 dilanjutkan dengan bekerja pada Soerabaya Kikai Seisaku SHO (Ini adalah Pabrik Pembuatan Mesin Kapal “Braat”) yang berlokasi di Ngagel-Surabaya.
Amos Pah muda mulai meniti karier pekerjaan di Pabrik Pembuatan Mesin Kapal ini pada tanggal 11 April 1943, bersama-sama dengan seorang temannya yang bernama Soleman Seik.
Di tempat bekerjanya ini Amos Pah menyaksikan sendiri bagaimana kekejaman seorrang Werkboos (pengawas tenaga kerja) bernama Hisiki (orang Jepang) menganiaya karyawan pabrik orang Indonesia hingga babak belur, bahkan ada yang sampai meninggal dunia, akhirnya para tenaga kerja asal Indonesia mengeroyok Werkboos (Hisiki) tersebut hingga tewas dan jenazahnya ditenggelamkan ke Kali Mas Surabaya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












