Perbaikan patahan jalan, untuk memastikan permukaan jalan tetap rata dan tidak membahayakan. Serta Penanganan lokasi longsoran, untuk mencegah potensi gangguan selama lomba.
Frangki juga menyoroti penanganan khusus terhadap satu titik longsoran yang berlokasi di STA.36+600, wilayah Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
“Kami telah melakukan pembersihan material longsoran dan pemasangan rambu-rambu khusus di lokasi tersebut, sehingga aman untuk dilewati oleh para pebalap,” ujarnya.
“Untuk penanganan longsoran, kami melakukan pemasangan matras penahan longsor dan pasangan batu,” tambahnya.
Menurut Frangki, seluruh kegiatan perbaikan, mulai dari penambalan aspal hingga penanganan longsoran, merupakan bagian dari paket preservasi jalan Nasional Gako-Kota Bajawa hingga batas Kabupaten Manggarai tahun 2025. Proyek ini sudah terkontrak dan dikerjakan oleh PT. Indoraya Jaya Perkasa.
“Untuk progres fisik preservasi jalan saat ini sudah mencapai sekitar 58 persen,” ujar Frangki.
Panjang ruas jalan nasional yang ditangani oleh PPK 3.4 Provinsi NTT mencapai 123 kilometer, membentang dari ruas jalan nasional Gako, Kota Bajawa, hingga Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












