Kedua rekanan tersebut akan menangani pekerjaan, termasuk penanganan long segmen ruas jalan Seba-Ege serta paket pengawasan.
Dari total 139 paket pekerjaan, 74 di antaranya merupakan pekerjaan konstruksi yang telah berkontrak. Sementara itu, paket pengawasan akan mulai berkontrak pada bulan Agustus mendatang.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga tiga hal utama setelah penandatanganan paket kontrak ini: mutu pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.
“Mari kita mulai tanamkan semangat gotong royong. Dari perencanaan hingga pelaksanaan, serta pengawasan, semua harus berjalan sinergis, saling menjaga mutu, waktu, dan manfaat. Jangan ada yang bekerja asal-asalan, karena ini menyangkut wajah pembangunan NTT,” tegas Gubernur Melki Laka Lena.
Gubernur juga menekankan pentingnya peran aktif dari semua pihak terkait, termasuk kontraktor, konsultan, dan pengawas, dalam memastikan kualitas pekerjaan.
Ia mengingatkan bahwa setiap proyek harus direncanakan dan dilaksanakan dengan cermat, serta diawasi dengan ketat untuk memastikan hasil yang optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












