“Pekerjaan yang sedang berjalan antara lain penutupan lubang jalan, perbaikan dan pembuatan saluran, perbaikan pasangan batu, hingga penanganan longsoran di dua ruas jalan tersebut,” katanya.
Penanganan longsoran menjadi salah satu fokus utama dalam paket preservasi ini. Terdapat tiga titik longsoran yang saat ini ditangani, masing-masing dua titik di ruas Ruteng–KM 10 dan satu titik di ruas Ruteng–Reo-Kedindi.
Menurutnya, pada ruas Ruteng KM 10, penanganan dilakukan menggunakan konstruksi bore pile dan dinding penahan tanah (DPT) beton mutu FC 30.
Sementara pada titik longsor di ruas Ruteng–Reo-Kedindi STA 41, digunakan konstruksi DPT untuk memperkuat badan jalan yang terdampak.
Selain itu, pekerjaan preservasi juga mencakup penanganan perkerasan aspal melalui rehabilitasi minor dan overlay menggunakan material Asbuton.
“Yang paling dominan dalam pekerjaan ini adalah rehabilitasi minor, terutama overlay menggunakan Asbuton,” jelasnya.
Untuk mendukung percepatan pekerjaan,lanjut Indah, seluruh material utama disebut telah tersedia di lokasi proyek. Saat ini pihak pelaksana tinggal memaksimalkan progres pekerjaan di lapangan sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih mendukung.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
