“Setelah pengecoran lantai jembatan dilakukan dilanjutkan dengan pekerjaan aspal dan pengecatan jembatan”ujarnya.
Untuk diketahui proyek penggantian Jembatan Lembur yang bersumber dari dana APBN dengan nilai anggaran sebesar Rp. 22 Miliar lebih.
Penggantian jembatan Lembur yang saat ini dikerjakan memiliki panjang 60 meter dengan tipe Rangka Baja A-60 (Grade A) dan menggunakan pondasi sumuran.
Untuk mengendalikan aliran air dan perlindungan tebing dari erosi dilakukan dengan pembuatan bronjong yang dilapisi geotextile di bagian dalam.
Upaya pengendalian arus sungai juga dilakukan melalui pemasangan krib sepanjang 10 meter dengan sudut 45° dari bronjong pelindung sungai, berjarak antar krib 25 meter.
Proyek ini dikerjakan oleh Kontaktor pelaksana PT. Imam Karya dan Konsultan supervisi PT. Laras Sembada (KSO) CV. EL Emuna.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi NTT, Edwin Situngkir , pekerjaan penggantian jembatan Lembur direncanakan selesai akhir November 2025.
“Harapannya, jembatan ini dapat memperlancar perekonomian di daerah setempat dan sekitarnya, karena merupakan penghubung utama transportasi barang dan orang,” ungkapnya. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
