“Karena itu, tidak semua ruas jalan yang diusulkan akan langsung memperoleh persetujuan. Penetapan paket pekerjaan tetap mempertimbangkan skala prioritas nasional dan kemampuan pendanaan pemerintah” katanya
Menurut Rofinus, selain aspek perencanaan, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap kesiapan industri penyedia Asbuton.
Hal ini dinilai penting agar pasokan material mampu memenuhi kebutuhan apabila seluruh paket Program IJD di berbagai daerah dilaksanakan secara bersamaan.
“Yang menjadi perhatian pemerintah pusat saat ini adalah memastikan kemampuan vendor yang tergabung dalam asosiasi penyedia Asbuton agar mampu memenuhi kebutuhan material di seluruh Indonesia ketika seluruh paket IJD nantinya menggunakan Teknologi Bahan Asbuton secara serentak,” jelasnya.
Dengan kebijakan tersebut, Program IJD 2026 diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas jalan daerah, tetapi juga memperkuat penggunaan produk dalam negeri, meningkatkan daya saing industri Aspal Buton, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi sektor konstruksi nasional.(Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
