“Melalui audiensi ini, kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan infrastruktur di Undana mendapatkan supervisi teknis yang tepat dari Kementerian PU,” jelas Prof. Jefri.
“Kami juga ingin agar aset-aset kampus dikelola dan dibangun dengan standar prasarana strategis, sehingga mampu memberikan layanan terbaik bagi seluruh civitas akademika,” tambahnya.
Melalui sinergi dengan Satker PPS NTT, Undana menargetkan penataan kawasan kampus yang lebih tertata, inklusif, dan ramah lingkungan.
Hal ini mencakup peningkatan kualitas ruang belajar, kenyamanan ruang publik, hingga kemudahan akses bagi seluruh pengguna kampus.
Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) NTT, Istiadi Nugroho, menyambut baik visi yang disampaikan Rektor Undana.
Ia menyatakan kesiapan Satker PPS NTT untuk memberikan dukungan berupa asistensi teknis, baik dalam tahap perencanaan maupun pengawasan pembangunan.
“Kerja sama ini diharapkan dapat meminimalisir kendala administratif maupun teknis, sehingga pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
