“Dengan penanganan yang tepat, kita dapat mempertahankan fungsi jalan sebagai akses penghubung, menjaga kenyamanan pengguna jalan, serta mencegah kerugian ekonomi dan sosial akibat terganggunya mobilitas dan aksesibilitas,” ujar Parsaoran.
Parsaoran juga menekankan pentingnya ruas jalan nasional Labuan Bajo-Malwatar-Ruteng, sebagai jalur penting Lintas Barat Pulau Flores di Provinsi NTT.
Selain mendukung konektivitas jalan nasional, ruas jalan ini juga merupakan jalur pendukung pariwisata super premium di Kabupaten Manggarai Barat.
“Apalagi, jalur ini sebentar lagi akan dilalui oleh para pembalap internasional dalam event Tour de EnTeTe, yang puncaknya akan berlangsung di Labuan Bajo. Oleh karena itu, kemantapan dan keamanan jalan sangat penting,” tambahnya.

Parsaoran menjelaskan bahwa ruas jalan ini memiliki karakteristik tanah dasar yang rawan terhadap longsor, akibat gangguan stabilitas tanah dan batuan penyusun lereng.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












