Proyek preservasi ini akan menangani jalan sepanjang 5 kilometer, dengan rincian pekerjaan teknis sebagai berikut: Pelebaran badan jalan menjadi 5,5 meter, Pembangunan saluran dan drainase, serta Pengaspalan menggunakan Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC).
“Kami menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada 31 Desember 2025. Semoga diberi kelancaran agar proyek ini rampung tepat waktu dan tepat mutu,” ujar Nur Indah optimistis.
Preservasi Jalan Dintor merupakan bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah – IJD, yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan dua kawasan wisata unggulan Manggarai, yaitu Desa Adat Waerebo yang terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucutnya, dan situs bersejarah Todo yang sarat nilai budaya.
Dengan peningkatan kualitas jalan ini, akses menuju destinasi wisata unggulan di Manggarai diharapkan semakin lancar, aman, dan nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.)tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












