Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Tasifeto Timur dengan empat kecamatan perbatasan, yakni Lasiolat, Lamaknen, Lamaknen Selatan, dan Raihat.
Kerja keras yang berlangsung hingga pukul 23.00 Wita akhirnya membuahkan hasil. Arus lalu lintas kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, melalui Kapolsek Tasifeto Timur IPDA Yusran menegaskan, langkah cepat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri bersama pemerintah daerah dalam memulihkan fasilitas umum pascabencana serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga mengingatkan warga agar tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi. Warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Baukama diminta siaga, terutama pada malam hari, untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
“Kami imbau masyarakat dan pengendara tetap berhati-hati. Jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya menunda perjalanan sampai kondisi benar-benar aman,” pungkasnya. (*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












