tv-beritakota.com, LABUAN BAJO — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan material aspal mulai dirasakan dalam pelaksanaan proyek preservasi jalan nasional. Salah satunya ruas Labuan Bajo–Malawatar–Ruteng Tahun Anggaran 2026.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap biaya operasional pekerjaan jalan yang saat ini tengah dikerjakan oleh PT Anugerah Nuansa Kasih (ANK) sebagai pelaksana proyek.
Meski demikian, pekerjaan preservasi dengan nilai kontrak sekitar Rp17,8 miliar itu dipastikan tetap berjalan untuk menjaga kemantapan ruas jalan nasional di wilayah Manggarai Barat dan sekitarnya.
General Superintendent (GS) PT ANK, Agung Parayuda mengatakan, kenaikan BBM menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi biaya pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Kenaikan harga BBM jelas berdampak karena hampir 90 persen pekerjaan jalan bergantung pada penggunaan alat berat dan operasional kendaraan,” ujar Agung, Jumat, 8/5/2026, di Kantor BPJN NTT
Menurutnya, lonjakan harga BBM ikut memicu kenaikan biaya distribusi material, operasional alat berat, hingga harga sejumlah bahan konstruksi, termasuk aspal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












