IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kenaikan BBM dan Harga Aspal Jadi Tantangan Preservasi Jalan Nasional. PT.ANK: kenaikan BBM sangat berdampak

Avatar photo
file 0000000007e471faaa9c5e72b99fb626

Dalam proyek preservasi jalan, penggunaan alat berat seperti asphalt finisher, vibro roller, excavator, dump truck, dan wheel loader menjadi komponen utama pekerjaan. Seluruh peralatan tersebut sangat bergantung pada konsumsi bahan bakar.

Selain itu, distribusi material menuju lokasi pekerjaan di sejumlah titik ruas Labuan Bajo–Malawatar–Ruteng juga membutuhkan biaya logistik yang besar akibat jarak tempuh yang panjang dan kondisi geografis wilayah Flores Barat.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Kalau BBM naik, otomatis biaya mobilisasi alat dan pengangkutan material ikut meningkat. Itu yang cukup terasa dalam pekerjaan jalan,” jelasnya.

Di sisi lain, kenaikan harga aspal juga menjadi perhatian kontraktor dalam menjaga stabilitas pekerjaan preservasi. Meski begitu, PT ANK memastikan ketersediaan material masih dalam kondisi aman.

Agung mengatakan, saat ini stok aspal yang tersedia masih mencapai sekitar 50 persen dari total kebutuhan proyek. Pihaknya akan kembali melakukan pemesanan setelah menghitung perkembangan volume pekerjaan di lapangan.

Baca Juga :  Kementerian PU Gaspol Bangun Jalan Nasional Alor 2026, Dua Paket Preservasi Resmi Dikontrak