* Satu jembatan di Desa Ua juga mengalami kerusakan.
*Tiga titik jalan desa longsor di Desa Lodaolo dan Woewolo, semakin memperparah aksesibilitas.
* Infrastruktur pertanian, seperti Bendung DI Malasawu dan DI Lokalabo, juga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Bencana banjir yang dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak Minggu (7/9) hingga Senin sore tersebut, telah menimbulkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Nagekeo.
BPJN NTT Kerahkan Jembatan Darurat dan Bronjong untuk Pemulihan Infrastruktur
Kepala BPJN NTT, Janto, yang dikonfirmasi pada Kamis (11/9/2025) malam, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk memberikan solusi dan membantu pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang.
BPJN NTT telah mengerahkan satu unit jembatan Bailey (jembatan darurat) dan kawat Bronjong yang saat ini sedang dalam proses pengiriman dari Kupang ke Nagekeo.
Jembatan bailey dengan bentangan 30 meter akan dipasang untuk menggantikan jembatan-jembatan yang putus akibat terjangan banjir bandang. Sementara itu, kawat Bronjong akan ditempatkan pada titik-titik rawan longsor untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan stabilitas infrastruktur jalan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












