Proyek ini dimulai pada tahun 2022 dan selesai pada tahun 2024, dengan total anggaran mencapai Rp744 miliar.
Adapun Lingkup pekerjaan proyek ini meliputi:Pengembangan lahan (land development). Pembangunan 2100 unit rumah khusus.Pembangunan jalan dan drainase untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas lingkungan.
Pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial, Pembangunan jaringan air minum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. SertaPenyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Menurut Dirjen Cipta Karya, pembangunan rumah khusus ini merupakan wujud nyata apresiasi Pemerintah atas pengabdian serta kontribusi para pejuang eks Timor Timur dalam memilih tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
