Menurut Nur Indah, tingkat dampak bencana pada Jembatan Wae Pesi lebih besar dibandingkan Wae Dampek. Hal tersebut membuat jenis dan lingkup pekerjaan pada kedua jembatan berbeda sesuai kondisi masing-masing.
PMTD Wilayah PJN III Mencakup 11 Titik
Nur Indah menjelaskan, program PMTD yang berada dalam penanganannya mencakup 11 titik pekerjaan, terdiri atas lima jembatan dan enam titik longsoran.
Lima jembatan tersebut meliputi Jembatan Wae Pesi, Wae Mbae, Wae Tiang, Wae Longge, dan Wae Mokel.
Dari total 11 titik tersebut, sembilan titik direncanakan ditangani pada 2026, sedangkan dua titik lainnya masuk dalam rencana penanganan tahun 2027.
Secara keseluruhan, progres pelaksanaan program PMTD di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya diperkirakan mencapai sekitar 20 persen.
Untuk penanganan titik longsoran, pekerjaan yang dilakukan antara lain meliputi perbaikan tanah, pembangunan saluran drainase bawah permukaan subdrain rekonstruksi badan jalan, serta penguatan lereng menggunakan dinding penahan tanah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














