KUPANG, BERITA KOTA — Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari, berdampak terhadap konektivitas jalan nasional di sejumlah wilayah.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT bergerak cepat melakukan penanganan setelah sejumlah titik pada Jalan Nasional Lintas Flores tertutup material tanah dan batuan akibat longsor.
Kepala Seksi Preservasi BPJN NTT, Rofinus Ngilo, S.T., mengatakan tim BPJN telah bergerak sejak pagi untuk melakukan pemantauan sekaligus mobilisasi alat berat ke sejumlah titik terdampak.
“BPJN sudah bergerak di lapangan. Alat berat sudah mulai kerja ruas Ende ke Bajawa,” kata Rofinus saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).
Sejumlah Titik Jalan Nasional Tidak Fungsional
Rofinus menjelaskan, dampak longsor tersebar di sejumlah titik pada jaringan Jalan Nasional Lintas Flores.
Material berupa tanah dan batuan menutup badan jalan sehingga menyebabkan beberapa ruas tidak fungsional untuk sementara waktu.

“Jalan nasional lintas Flores di beberapa titik tersebar tidak fungsional karena tertutup material tanah dan batuan akibat longsor,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














