file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Gempa M7,7 Guncang Flores, Jalan Nasional di Sejumlah Titik Tertutup Longsor, BPJN NTT Kerahkan Alat Berat

Avatar photo
Kepala Seksi Preservasi jalan BPJN NTT, Rofinus Ngilo

Akibat kondisi tersebut, arus lalu lintas di sejumlah titik terdampak mengalami penghentian.

“Dampaknya lalu lintas terhenti,” ujar Rofinus.

Kondisi ini menjadi perhatian BPJN NTT karena Jalan Nasional Lintas Flores merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan wilayah-wilayah di Pulau Flores.

BPJN Mobilisasi Alat Berat dari Sejumlah Ruas

Untuk mempercepat pembukaan kembali akses, BPJN NTT sejak pagi melakukan koordinasi dan mobilisasi alat berat menuju lokasi-lokasi longsor.

“BPJN dari pagi sudah berkoordinasi dan mobilisasi alat berat ke titik-titik longsor,” kata Rofinus.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggeser excavator dari ruas Batas Kabupaten Manggarai–Simpang Bajawa menuju lokasi yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Rofinus menyebut excavator tersebut dimobilisasi dari Sta 25+900 ruas Batas Kabupaten Manggarai–Simpang Bajawa menuju ruas Km 210 Batas Kabupaten Manggarai, Sta 3+965.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan material longsor yang menutup badan jalan.

Baca Juga :  Rekonstruksi Dermaga Kolbano Ditargetkan 2027,DED Disiapkan Ditjen HUBLA Kemenhub pada Tahun 2026