Proses pengujian diawali dengan pengecekan material yang dikirimkan oleh rekanan. Material akan diperiksa untuk memastikan apakah telah memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan.
Jika material belum memenuhi syarat, maka material tersebut akan dikembalikan untuk diperbaiki atau diganti, hingga memenuhi standar yang berlaku.
Setelah proses pengujian selesai, penyedia jasa kemudian melakukan penandatanganan kontrak dan pembayaran. Setelah itu, baru dilakukan pengujian Desain Mix Formula (DMF).
Selama pelaksanaan pekerjaan, jika ditemukan adanya kebutuhan tambahan material atau jika material yang digunakan tidak memenuhi persyaratan, pihak laboratorium akan segera menyampaikan konfirmasi secara resmi, baik melalui surat maupun informasi langsung.
Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas material yang digunakan tetap terjaga.
Setelah semua proses pengujian selesai, Laboratorium akan mengeluarkan laporan penyelesaian pekerjaan DMF kepada rekanan.
“Kami berharap, hasil DMF dari Laboratorium BPJN NTT dapat menjadi acuan awal bagi rekanan dalam menyusun Job Mix Formula (JMF),” kata Sona.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
