tv-beritakota.com, Flores Timur – Pembangunan akses jalan hunian tetap (Huntap) pasca erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, yang resmi dikerjakan sejak Desember 2025, ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Kepala Satker PJN Wilayah IV Provinsi NTT melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.5 Provinsi NTT, Viktor Nalle, S.T., menjelaskan bahwa pembukaan akses jalan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
“Dengan dibukanya aksesibilitas menuju lokasi hunian tetap, distribusi logistik, pembangunan fisik, serta mobilitas masyarakat pasca relokasi dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Senin (2/3/2026).
Viktor mengatakan pembangunan akses jalan tersebut mencakup beberapa segmen strategis.
Pada kontrak awal, pekerjaan difokuskan pada ruas Simpang Hokeng – Pululera sepanjang 1,50 kilometer dan Simpang Pululera – Noboleto sepanjang 6,85 kilometer. Total panjang penanganan tahap awal mencapai 8,35 kilometer.
Namun, setelah Pemerintah Daerah Flores Timur menetapkan lokasi baru di Desa Kuke, maka panjang ruas jalan bertambah 1,9 kilometer.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
