“Teman-teman juga sudah melakukan persiapan. Diperkirakan minggu-minggu depan sudah mulai action untuk proses relokasinya,” kata Anis.
Tidak hanya sekolah, infrastruktur jalan juga menjadi perhatian sebelum waduk mulai diisi.
Anis mengatakan terdapat bagian jalan nasional yang secara hidrologi dan hidrolika berpotensi terdampak oleh kenaikan muka air.
Karena itu, badan jalan perlu ditinggikan untuk menjaga keamanan dan fungsi jalan. Sistem drainase yang sebelumnya menggunakan konstruksi lama juga akan ditingkatkan dengan box culvert.
“Jalan tersebut perlu dinaikkan agar tetap memiliki jagaan. Di bawahnya ada plat dekker yang akan kita ganti menggunakan box culvert. Pertimbangannya adalah stabilitas dan kenyamanan,” jelasnya.
Selain jalan, sejumlah utilitas seperti jaringan listrik dan fasilitas lainnya juga harus direlokasi.
BBWS Nusa Tenggara II tengah merancang pembangunan jaringan baru yang akan mengikuti trase akses jalan yang telah dibuka.

Pengadaan Tanah Masih Menjadi Tantangan
Anis mengakui salah satu tantangan utama dalam penyelesaian pembangunan Bendungan Mbay adalah pengadaan tanah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














