BBWS NT II Lanjutkan Penyempurnaan Konstruksi Bendungan Temef Tahun 2026 senilai Rp.50 miliar

file 000000006ab871fa8dc56c1ed705a0a7

Ia juga menyebutkan bahwa manfaat bendungan tersebut telah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi.

“Tim BPKP turun langsung mewawancarai petani dan pemerintah desa. Tanpa diarahkan pun mereka menyampaikan bahwa keberadaan bendungan sudah memberikan manfaat, terutama untuk ketersediaan air baku,” ungkap Faris.

Terkait kondisi fisik bendungan, pihaknya memastikan bahwa pemantauan terus dilakukan melalui sistem instrumentasi bendungan, terutama pada area lereng yang menjadi perhatian utama.

“Karena ini bendungan baru, pemantauan harus dilakukan secara intensif. Pembacaan instrumentasi menjadi salah satu indikator penting untuk memastikan kondisi bendungan tetap aman,” pungkasnya. (Tom)

Exit mobile version