Ia juga menyebutkan bahwa manfaat bendungan tersebut telah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi.
“Tim BPKP turun langsung mewawancarai petani dan pemerintah desa. Tanpa diarahkan pun mereka menyampaikan bahwa keberadaan bendungan sudah memberikan manfaat, terutama untuk ketersediaan air baku,” ungkap Faris.
Terkait kondisi fisik bendungan, pihaknya memastikan bahwa pemantauan terus dilakukan melalui sistem instrumentasi bendungan, terutama pada area lereng yang menjadi perhatian utama.
“Karena ini bendungan baru, pemantauan harus dilakukan secara intensif. Pembacaan instrumentasi menjadi salah satu indikator penting untuk memastikan kondisi bendungan tetap aman,” pungkasnya. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
