IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BBWS NT II Lanjutkan Penyempurnaan Konstruksi Bendungan Temef Tahun 2026 senilai Rp.50 miliar

Avatar photo
file 000000006ab871fa8dc56c1ed705a0a7

“Lereng yang cukup curam akan kita landaikan dengan kemiringan sekitar 1 banding 2. Area tersebut akan digali, dirapikan, kemudian dilakukan penanaman vegetasi untuk mengurangi potensi erosi permukaan,” ujarnya.

Di bagian kaki lereng, menurutnya, juga akan dibangun struktur bronjong sebagai penguat tambahan. Penanganan ini disebut mengacu pada pekerjaan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan dan dinilai berhasil dalam menstabilkan kondisi lereng.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Heru menambahkan, panjang area penanganan longsoran berkisar antara 70 hingga 110 meter, dengan kedalaman pekerjaan soldier pile sekitar 14 hingga 30 meter.

“Penataan lereng akan dibuat bertahap atau bertingkat agar lebih stabil,” tambahnya.

Untuk pelaksanaan proyek tersebut, pekerjaan akan dikerjakan oleh PT.Bumi Indah sebagai kontraktor pelaksana.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Bendungan I BBWS Nusa Tenggara II, Faris Setyawan, menyampaikan bahwa secara umum Bendungan Temef telah menunjukkan manfaat nyata, khususnya dalam pengendalian banjir dan penyediaan air baku.

Baca Juga :  Tiga Proyek Penanganan Jalan Long Segmen di Kabupaten Ende Mulai Dikebut untuk Akses Lebih Baik