IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Gibran harap percepatan pembangunan Bendungan Mbay/Lambo Nagekeo

Avatar photo
IMG 20250507 WA0008

Wapres mengharapkan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keberlanjutan proyek dan pemanfaatan optimal oleh masyarakat sekitar.

” Saya harapkan proyek strategis ini harus disertai dengan penguatan kapasitas petani, peningkatan layanan publik, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan” kata Gibran

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Sebagai informasi, pembangunan Bendungan Mbay/Lambo merupakan salah satu dari 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Proyek yang dimulai sejak September 2021 ini ditargetkan rampung pada tahun 2026, dan hingga awal Mei 2025, progres fisik telah mencapai 80,40 persen.

Bendungan ini memiliki luas genangan sebesar 587,61 hektare dan Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 138,60 km², dengan kapasitas tampung normal sebesar 52,89 juta m³.

Dibangun melalui dua paket pekerjaan dengan nilai kontrak total Rp1,47 triliun, bendungan ini diharapkan mampu menyuplai air irigasi seluas 6.240 hektare, menyediakan layanan air baku sebesar 205 liter/detik, mereduksi banjir di wilayah hilir seluas 3.200 hektare, serta mendukung potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 117,5 MW.

Baca Juga :  Bebas Intervensi Politik, Direksi dan Komisaris Bank NTT, 100 % dari Kalangan Ekonom-Perbankan