Akibatnya mereka hanya bisa melakukan penimbangan setiap minggu ketiga dalam bulan. Sampah-sampah yang sudah ditimbang langsung diangkut ke Bank Sampah Induk Mutiara Timor yang ada di Kelurahan Maulafa.
Lurah Nefo Naek, Josephina N. Ungirwalu, SP., menambahkan, sejak dibentuk tahun 2023 lalu, Bank Sampah Unit Asmara Loka telah memiliki 77 nasabah. Hingga saat ini mereka telah berhasil mengumpulkan 7 ton sampah, dengan total uang yang dihasilkan sekitar Rp 10 juta.
Kunjungan berlanjut ke Bank Sampah Muara Abu di Kelurahan Oesapa Barat. Wawali dan rombongan disambut Plt. Kadis DLHK Kota Kupang, Matheos A.H.T. Maahury, SH., Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, S.Sos., MM., serta Lurah Oesapa Barat, Christian E. Chamdra, SH., beserta jajaran dan warga setempat.
Bank sampah ini berada dalam Lokasi yang sama dengan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Oesapa Barat.
Lurah Oesapa Barat, Christian E. Chamdra, SH, menjelaskan Bank Sampah Muara Abu yang terbentuk Juli 2024 lalu mengalami perkembangan cukup pesat. Dari semula hanya memiliki 8 nasabah, kini sudah berjumlah 45 nasabah dan sudah berhasil menjual kurang lebih 2 ton sampah plastik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












