“Ajang ini bukan hanya sebagai kegiatan olahraga dan hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara kita semua, baik dari kalangan masyarakat umum, komunitas mancing, maupun institusi terkait”, jelasnya.
Jumlah peserta sebanyak 357 peserta dengan 74 tim dari berbagai komunitas dan kalangan menggunakan 63 kapal yang berasal dari berbagai provinsi, termasuk Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa, Makassar dan Sulawesi, bahkan dari luar Wilayah Indonesia seperti Timor Leste turut meramaikan turnamen tersebut.
“Kehadiran mereka berkontribusi signifikan terhadap okupansi hotel-hotel di Kupang, dan mendorong penggunaan jasa penyewaan kapal yang menguntungkan nelayan lokal”, ungkapnya.
Dari total peserta yang mengikuti turnamen ini, tercatat 110 ikan berhasil ditangkap, mencerminkan potensi sumber daya kelautan yang melimpah di perairan sekitar pulau Timor.
Menurut Kapolda NTT, hasil tangkapan tersebut menandakan bahwa perairan NTT kaya akan keanekaragaman biota laut yang berkualitas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
