“Ini menjadi komitmen kami, termasuk dalam hal perawatan dan pemeliharaan alat ke depan agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” tutup Andhik.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melky Laka Lena, bersama sejumlah pemangku kepentingan melakukan inspeksi langsung ke TPK Kupang pada Sabtu (10/01) pagi.
Dalam kunjungannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga barang agar kendala di pelabuhan tidak memicu inflasi di wilayah NTT.
“Saya meminta Pelindo, perusahaan pelayaran, pengusaha, dan seluruh pihak terkait untuk tidak menaikkan tarif atau menambah biaya apa pun. Kita harus bersama-sama menjaga stabilitas harga barang di NTT,” tegas Melky.
Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) NTT, David Ongko Saputra, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan agar ke depan dilakukan penambahan peralatan di TPK Kupang, seiring dengan terus meningkatnya arus barang di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Gubernur NTT menyatakan kesiapannya untuk membantu melakukan koordinasi dengan Komisi V DPR RI serta Danantara guna mendukung penguatan fasilitas dan peralatan di terminal peti kemas Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
