tv-beritakota.com (Kupang, NTT) – Terminal Petikemas Kupang (TPK Kupang) memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan meskipun terjadi kepadatan di dalam area terminal, khususnya pada layanan delivery atau pengambilan peti kemas keluar terminal.
Kepadatan tersebut mulai terjadi sejak 7 Januari 2026 dan dipicu oleh kendala teknis pada sejumlah peralatan utama di area operasional.
Dari total lima unit rubber tyred gantry crane (RTG) yang beroperasi, tiga unit mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal.
Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran proses delivery dan menyebabkan antrean truk di luar area terminal.
Terminal Head TPK Kupang, Andhik Kristianto, menjelaskan bahwa meski sebagian alat mengalami kendala, aktivitas bongkar muat dan pengambilan peti kemas tetap dilayani dengan memaksimalkan peralatan yang masih berfungsi.
“Dari lima unit RTG yang ada, dua unit masih dapat beroperasi dengan baik. Kami terus mengoptimalkan alat yang tersedia agar pelayanan tetap berjalan,” ujar Andhik, Sabtu (10/01).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
