Pj. Andriko menerangkan untuk mengantisipasi musim hujan, Pemerintah akan membangun Hunian Sementara (Hantaru) bagi masyarakat korban erupsi.
“Untuk jangka pendek, Pemerintah akan membangun Huntara yang sudah saya kunjungi sebelumnya di Desa Konga. Rencananya pembangunan Huntara akan disiapkan dalam jangka waktu 6 bulan mendatang,” ujar Pj. Andriko.
Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Kemendagri, Dr. La Ode Ahmad Pidana Bolombo, A.P., M.Si. memastikan warga yang menghuni lokasi ini adalah warga yang terdampak erupsi. Ia berharap proses relokasi dan administrasi pemerintahan di desa sebelumnya hingga dipemukiman baru harus clear sehingga dapat berjalan sebagai mana mestinya
Turut hadir pada kunjungan tersebut, Staf Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kolonel Infantri Heri Rustanto dan Kolonel Agus Masanto, Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr. Drs. Amran, MT,Kepala Biro Pemerintahan Setda Prov. NTT, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si., Sekda Kab. Flores Timur, Petrus Pedo Maran dan Kepala Desa Konga, Aloysius Kung.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
