Pj. Gubernur NTT Tinjau Kawasan Potensial Hantaru dan Huntap Pasca Erupsi Gunung Lewotobi 

IMG 20241124 WA0018

tv-beritakota.com ( Sikka) – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P. meninjau Kawasan potensial Hunian Sementara (Hantaru) di Desa Konga, Kecamatan Titehena dan Kawasan potensial Hunian Tetap (Huntap) yang terletak di Wukoh Lewoloroh, Desa Boru pada Sabtu, (23/11/2024).

“Hari ini kita ada di salah satu calon Kawasan Hunian Tetap (Huntap) di Kawasan Hutan Wukoh Lewoloroh, Desa Boru. Lahan ini seluas 100 Hektar, terdapat juga dua titik lainnya yang berlokasi di dua tanah ulayat yakni Botongkarang-Noboleto dan Kojarobet. Kita berupaya agar status tanah segera dikeluarkan dari kawasan hutan lindung menjadi Huntap,” sebutnya.

Pj. Andriko menyebutkan sebelumnya, dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) guna membahas Percepatan Penanganan Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Menko PMK, Pratikno menyatakan siap membangun perumahan bila status tanah telah diamankan.

“Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Flotim akan memastikan hal ini selain itu, masyarakat juga sudah diminta pernyataan untuk mau tinggal disini jika menginginkan hunian tetap. Jarak dari lokasi erupsi sekitar 14 Km jadi diluar zona bahaya sehingga lokasi ini sangat aman dan sudah dikonfirmasi oleh PVMBG dan Dinas terkait,” jelas Pj. Andriko.

Exit mobile version