tv-beritakota.com (Kupang Barat), – Desa Oemat Nunu di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, kini menjadi saksi keberhasilan inovasi teknologi di bidang pertanian.
Berkat penerapan sistem irigasi tetes otomatis berbasis Internet of Things (IoT), Kelompok Tani Imanuel tidak hanya mampu mengelola lahan pertanian mereka secara lebih efisien tetapi juga meningkatkan hasil panen secara signifikan.
Program ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama ini menghadapi permasalahan serius dalam hal pengelolaan sumber daya air. Curah hujan yang tidak menentu dan kondisi tanah yang cenderung kering menjadi tantangan besar bagi para petani.
Masalah ini berimbas pada rendahnya produktivitas pertanian dan sulitnya menjaga keberlanjutan panen.
Melalui penerapan teknologi berbasis jaringan sensor nirkabel (Wireless Sensor Network/WSN) dan IoT, Kelompok Tani Imanuel kini dapat memanfaatkan air secara efisien.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
