“Salah satu simpul penting yang juga menyatukan NTT dan Timor Leste adalah keberadaan daerah aliran sungai di batas. Secara ekonomis dan sosial ekonomi, daerah aliran sungai ini memainkan peran vital dalam menopang kehidupan masyarakat di kedua negara. Air yang mengalir dari hulu hingga ke hilir, membawa harapan untuk tumbuh, untuk masa depan yang lebih baik bagi warga yang ada di kedua negara tersebut,” ungkap Gubernur.
Menurut Gubernur Melki untuk mendukung tata kelola dan ketahanan air maka diperlukan langkah besar antara kedua negara untuk mewujudkan hal tersebut.
Dalam konteks inilah, proyek pengelolaan daerah-daerah aliran sungai lintas negara Indonesia dan Timor Leste serta MITLTW hadir sebagai langkah nyata menuju pengelolaan sungai daya alam secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Proyek ini bukan hanya menjawab tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat diplomasi lingkungan dan membangun kepercayaan masyarakat di lintas negara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












