IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Idul Adha 1447 H, Wagub NTT Salurkan Bantuan Sapi Kurban untuk Jamaah Masjid Al-Muhajirin

Avatar photo
IMG 20260526 WA0022

“Makna kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita mampu mengorbankan ego, kesombongan, dan kepentingan pribadi demi membantu sesama. Kurban adalah tentang solidaritas, kepedulian, dan keikhlasan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan sebagai fondasi utama pembangunan di NTT, terutama sebagai daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup besar.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Kerukunan, kedamaian, dan keamanan adalah modal utama pembangunan. Kalau masyarakat hidup rukun, maka pembangunan akan berjalan baik. Tetapi jika kerukunan terganggu, maka pembangunan juga akan terhambat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Johni Asadoma kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan citra NTT sebagai daerah yang dikenal luas karena kehidupan toleransi antarumat beragamanya.

“NTT dikenal sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia. Umat Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu hidup berdampingan dengan damai, saling menghormati dan saling membantu. Nilai-nilai ini harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025