Yesaya mengaku bersyukur setelah mendapat kepastian bahwa pekerjaan akan segera dilaksanakan.
“Terima kasih. Kami bersyukur karena doa dan harapan masyarakat akhirnya mendapat jawaban. Hari ini kami bisa mendengar langsung bahwa pekerjaan akan segera dilakukan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan pekerjaan sebelum memasuki periode hujan dengan intensitas lebih tinggi.
“Kalau sudah masuk Oktober, arus air biasanya semakin besar. Walaupun hujan terjadi di wilayah Molo atau di bagian atas, dampaknya bisa sampai ke sini. Kami khawatir air akan meluap dan penggerusan terus terjadi,” jelasnya.
Kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan karena di sekitar lokasi masih terdapat lahan pertanian masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari ancaman gerusan air.
Libatkan Masyarakat
Dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya, masyarakat setempat juga akan dilibatkan.
Yesaya mengatakan, keterlibatan masyarakat sangat penting karena pekerjaan bronjong dapat dilakukan secara gotong royong dengan dukungan teknis dari BBWS NT II.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
